Kamis, 27 September 2012

ISTILAH - ISTILAH AKUNTANSI

-->
Berikut istilah-istilah sebagai informasi penambah pengetahuan :
A
• ACCOUNT = Perkiraan
• ACCOUNT RECEIVABLE = Piutang Dagang
• ACCOUNT FROM = Bentuk Perkiraan
• ACCOUNT NOT CURRENT = Pos-pos yang tidak lancar
• ACCOUNT PAYABLE = Hutang Lancar
• ACCOUNT PAYABLE LEDGER= Buku besar hutang
• ACCOUNT RECEIVABLE STATEMENT= Dartar piutang usaha
• Account Payable Subsidiary Ledger = Buku tambahan piutang
• ACCOUNTANT = Akuntan
• ACCOUNTANT FEE EXPENSE = Biaya akuntan
• ACCOUNTANT PUBLIC = Akuntan publik
• ACCOUNTING = Akuntasi
• ACCOUNTING ASSUMPTION = Asumsi akuntansi
• ACCOUNTING CYCLE = Sirklus akuntansi
• ACCOUNTING DATA = Data akuntansi
• ACCOUNTING DEPARTMENT = Departemen akuntansi
• ACCOUNTING EQUATION = Persaman akuntansi
• ACCOUNTING INCOME = Laba akuntansi
• ACCOUNTING INFORMATION = Informasi akuntansi
• ACCOUNTING INSTRUCTION = Intruksi akuntansi
• ACCOUNTING MANAGEMENT = Manajement akuntansi
• ACCOUNTING METHOD = Metode akuntansi
• ACCOUNTING PERIOD = Periode akuntansi
• ACCOUNTING PRINCIPLE = Akuntansi dasar
• ACCOUNTING PROCEDURE = Prosedur akuntansi
• ACCOUNTING RESPONSIBILITY = Akuntansi pertanggung jawaban
• ACCOUNTING SYSTEM = Sistem akuntansi
• ACCOUNTS INTER COMPANY = Rekening antar perusahan
• ACCRUED EXPENSE = Biaya yang akan di bayar
• ACCRUED EXPENSE PAYABLE = Beban terhutang
• ACCRUED PAYROLL PAYABLE = Utang gaji
• ACCRUED INTERS PAYABLE = Bunga terhutang
• ACCRUED REVENUE = Pendapatan yang akan diterima
• ACCRUED TAX PAYABLE = Hutang pajak
• ACCRUED WAGES PAYABLE = Upah terhutang
• ACCUMULATED DEPLETION = Akumulasi deplesi
• ACCUMULATED DEPRECIATION = Akumulasi penyusutan
• ACTUAL AMOUNT = Jumlah sesungguhnya
• ACTUAL COST ( arti islilahnya ) Biaya sesungguhnya
• ACTUAL FACTORY OVERHEAD = Beban overhead sesungguhnya
• ACTUAL LIABILITY=Hutang nyata
• ACTUAL PRICE= Harga sesungguhnya
• ACTUAL QUANTITY = Kwalitas sesungguhnya
• ADJUSTED BALANCE = Saldo setelah penyesuaian
• ADJUSTED TRIAL BALANCE = Neraca saldo penyesuaian
• ADJUSTING ENTRIES = Ayat jurnal penyesuaian
• ADDITIONAL COST ( istilahnya ) Biaya tambahan
• ADVANCE FROM CUSTOMER = Uang muka langganan
• ADVANCE ACCOUNTING = Akuntansi lanjutan
• ADVERTISING EXPENSE = Biaya iklan
• ADVERSE OPINION = Pendapatan tidak wajar
• Allowance for inventory decline to market = Cadangan penurunan nilai persediaan
• ALLOWANCE METHOD ( artinya ) Metode cadangan
• ALLOWANCE ACCOUNT = Perkiraan cadangan
• ALLOWANCE FOR BAD DEBT = Cadangan piutang tak tertagih
• ALLOWANCE FOR DOUBT FULL ACCOUNT = Cadangan pitang ragu-ragu
• ALLOWANCE FOR OVERVALUATION OF BRANCH MERCHANDISE = Cadangan kenaikan harga barang cabang
• AMORTIZATION = Penyusutan atas harta tak berwujud
• APPLIED FACTORY OVERHEAD COST = Biaya overhead yang dibebankan
• ANNUAL REPORT ( istilah ) Laporan tahunan
• ASSET ( istilah ) Harta
• ASSET APPROACH = Pendekatan aktifa
• ASSET ACCOUNT = Perkiranan harta
• AUDIT FEE = Pendapatan audit
• ASSUME = Asumsi
• AUDIT EXPENSE = Biaya audit
• AUDIT PROGRAMME = Program pemeriksaan
• AUDIT PROCESS = Proses pemeriksaan
• AUDIT PLANNING = Rencana pereiksaan
• AUDITOR ( islilahnya ) Pemerikasa keuangan
• AUDITING = Pemeriksaan keuangan
• AVERAGE METHOD = Metode rata-rata

B
• BALANCE SHEET ( arti istilahnya ) Neraca
• BALANCE PER BANK = Saldo menurut bank
• BALANCE PER BOOK = Saldo menurut buku
• BALANCE SHEET ACCOUNT = Perkiraan neraca
• BALANCE AMOUNT = keseimbangan jumlah
• BANK PAYABLE = Hutang bank
• BALANCE BEFORE LIQUIDATION = Saldo sebelum likuidasi
• BANK RECONCILIATION = Reconsiliasi bank
• BANK SERVICE CHARGE = Bedan administrasi bank
• BANK STATEMENT = Rekening koran
• BIN CARD ( artinya ) Kartu gudang
• BASIC FINANCIAL STATEMENT = Laporan keuangan pokok
• BEGINNING BALANCE = Saldo awal
• BETTERMENT = Perbaikan
• BOOK VALUE = Nilai buku
• BOOK VALUE OF ASSET = Nilai buku aktifa
• BOOK VALUE PER SHARE = Nilai buku per saham
• BRANCH ( istilah akuntansi ) Cabang
• BRANCH MERCHANDISE = Barang dagangan cabang
• BRANCH PROFIT = Keuntungan cabang
• BREAK EVENT = Pulang pokok
• BREAK EVEN PIONT = Titik pulang pokok
• BREAK EVEN SALES = Penjualan pulang pokok
• BUDGET ( arti istilahnya ) Anggaran
• BUDGET VARIANCE = Selisih anggaran
• BUDGET FLEXIBLE = Anggaran flexsibel
• BUDGET FIXED = Anggaran tetap
• BUDGET CYCLE = Siklus Anggaran
• BUDGET BALANCE SHEET = Anggaran neraca
• BY PRODUCT = Produksi sampingan
• BUILDING ( istilahnya ) Gedung
• BUSINESS ENTITY = Kesatuan usaha

C
• CAPITAL ( info intilah ) Modal
• CAPITAL STATEMENT = Laporan perubahan modal
• CAPITAL STOCK = Modal saham
• CASH = Kas
• CASH BUDGET = Anggaran kas
• CASH COUNT = Perhitungan kas
• CASH DISBURSEMENT JOURNAL = Jurnal pengeluaran kas
• CASH DISCOUNT = Potongan yang diberikan atas pembayaran tunai
• CASH FLOW ( info intilahnya ) Alur kas
• CASH FLOW CYCLE = Siklus alur kas
• CASH IN BANK = Kas dalam bank/kas di bank
• CASH ON HAND = Kas di tangan
• CASH IN TRANSIT = Kas dalam perjalanan
• CASH PAYMENT JOURNAL = Buku kas pengeluaran
• CASH RECEIPT JOURNAL = Buku kas penerimaan
• CASH SALES = Penjualan tunai
• CLOSING ENTRIES = Ayat jurnal penutup
• COST = Biaya
• COST ACCOUNTING = Akuntansi biaya
• COST OF GOODS AVAIBLE FOR SALES = Harga pokok barang tersedia untuk dijual
• COST OF GOODS MANUFACTURED = Harga pokok produksi
• COST OF GOODS SOLD = Harga pokok barang yang di jual (Harga Pokok Penjualan)
• CURRENCY = Mata uang
• CURRENCY ASSET = Harta lancar
• CURRENCY LIABILITIES = Hutang jangka pendek

D
• DEBIT NOTE = Nota debet
• DEBIT BALANCE = saldo debet
• DEDUCTION = Pengurangan
• DEFECTIVE GOODS = Produk rusak
• DEFERRED GROS PROFIT ON REALIZATION = Laba kotar yang belum direalisasikan
• DELIVERY EXPENSE = Biaya pengankutan
• DEPOSIT SLIP = Bukti setoran
• DEPRECIATION = Penyusutan
• DEPRECIATION EXPENSE = Biaya penusutan
• DETERMINING DEPRECIATION = Penetapan penyusutan
• DIRECT COSTING = Penetapan biaya langsung
• DIRECT DEPARTMENT OVERHEAD EXPENSE = Beban/biaya overhead departemen lansung
• DIRECT EXPENSE = Biaya langsung
• DIRECT LABOR COST BUTGET = Biaya anggaran buruh langsung
• DIRECT TAXES = Pajak langsung
• DIRECT WRITE OFF = Penghapusan langsung
• DISCOUNT = Potngan ( harga )
• DISSOLUTION = Pembubaran
• DIVIDEND STOCK = Deviden saham
• DOUBLE ENTRY SYSTEM = Sistem pembukuan berpasangan
• DRAFT ( info ) = Wesel
• DUE DATE = Tanggal jatuh tempo

E
• EARNED = Pendapatan
• EARNING AFTER INTEREST AND TAXES = Pendapatan sesudah bunga dan pajak
• EARNING AFTER TAX = Pendapatan sesudah pajak
• ECONOMIC LIFE = Umur ekomoni
• ECONOMIC ORDER QUANTITY = Jumlah pembelian optimal
• EMERGENCY WORKING CAPITAL = Modal kerja darurat
• EMPLOYEE EARNING STATEMENT = Laporan gaji karyawan
• END OF MONTH TRIAL BALANCE = Daftar saldo akhir bulan
• ENDING BALANCE = Saldo akhir
• ENDING INVENTORY = Persediaan akhir
• ENTERTAIMENT EXPENSE = Biaya entertain
• ENTRY = Ayat
• EQUIPMENT = Peralatan
• EQUITIES = Kekayaan
• EQUITY IH INCOME OF SUBSIDIARY COMPANY = Laba atas anak perusahaan
• ESTIMATE VALUE = Nilai taksir
• ESTIMATED GROSS PROVIT = Taksiran laba kotor
• EVIDENCE = Bukti-bukti
• EXCEPT = Pengecualian
• EXCESS OF COST OVER BOOK VALUE OF SUBSIDIARY INTEREST = Selisih lebih harga pokok di atas nilai buku
• EXCESS VALUE = Nilai lebih
• EXCHANGE RATE = Nilai tukar
• EXPECTED ACTUAL CAPACITY = Kapasitas yang sesungguhnya di harapkan
• EXPECTED RATE OF RETURN = Tingkat pengembalian yang diinginkan
• EXPIRED = Kadarluasa
• EXPENSE = Biaya
• EXTERNAL AUDIT = Pemeriksaan ekternal
• EXTRA ORDINARY GAIN = pembelajan yang luar biasa
• EXTRA ORDINARY LOSS = Kerugian yang luar biasa
• EXTRA ORDINARY REPAIRS = Perbaikan luar biasa
• EXTRA ORDINARY RETIREMENT = Penarikan aktiva sebab luar biasa

F
• Fiscal Year = Tahun pajak
• Fixed asset subsidiary ledge = Buku tambahan harta tetap
• Fixed asset turnover = Perputaran harta tetap
• Fixed capital asset = Modal kerja tetap
• Fixed cast = Biaya tetap
• Fixed efficency variance = Penyimpangan effisiensi yang tetap
• Fixed factory overhead = Overhead pabrik yang tetap
• Flexible budget = Anggaran yang berubah-ubah
• Floor = Batasan bawah
• Flow of cost = Aliran biaya
• Flow of document = Peredaran dokumen
• Flow of funds = Aliran dana
• Flow of work = Peredaran kerja
• Flowchart = Daftar aliran
• Fluctualing method = Metode fluktuasi
• Fluctuating fund = Dana berubah-ubah
• Foot note = Catatan kaki
• Forecast balance sheet = Ramalan neraca
• Forecast income statement = Taksiran rugi laba
• Form = Formulir
• Four collumn ccount = Jurnal empat kolom
• Fraud = kecurangan
• Freight in = Ongkos angkut pembelian
• Freight on material purchasas = Beban angkut pembelian bahan
• Freight out = Ongkos angkut penjualan
• Funds = Dana
• Funds statement = Laporan sumber dan pengunan dana
• Furniture & fixture = Peralatan
• Fusion = Penggabungan

G
• General Accounting = Aukuntansi Umum
• General Ledger = Buku besar
• General Journal = Jurnal umum
• General And Administrative Expense = Biaya umum dan administrasi
• General Examination = Pemeriksaan umum
• General Assigment = Penegasan umum
• Government financial = Keuangan penerintah
• Government accunting = Akuntansi pemerintah
• Gross Method = Metode Kotor
• Gross loss = Rugi kotor
• Gross Profit Laba kotor
• Gross Profit Analysist = Analisa laba kotor
• Gross provfi metho = Metode laba kotor
• Gross Profit on sales = Laba kotor atas penjualan
• Gross Working Capital = modal kerja kotor
• Group Code = Kode kelompok
• Go Publik Compony = Perusahan yang menjual saham ke masyarakat

H
• Heating and lighting expense = Biaya pemanasan dan penerangan
• Hidden Reserves = Cadangan rahasia
• Historical cost Accounting = Harga perolehan historis
• Historical cost = Biaya Historis
• Home office = kantor pusat
• Horizon Analyst = Analisa mendatar
• Human Resource Accounting = Akuntansi sumber daya manusia

I
• Income = laba
• Income After Tax = Laba sesudah pajak
• Income From Joint Venture = Laba usaha patungan
• Income From Operation = Laba usaha
• Income Sharing Agreement = Persetujuan penbagian laba
• Income Statement = Laporan rugi laba
• Income Statement Account = Pendekatan laba rugi
• Income Summary = iktiar rugi laba
• Incremental cost = Biaya tambahan
• Independent Auditor Report = Laporan pemeriksaan bebas
• Indirect Expense = Biaya tak langsung
• Indirect Departemental Expense = Biaya departemen tak langung
• Indirect factory cost = Biaya pabrik tak langsung
• Indirect Labor = Tenaga kerja tak langsung
• Inderect Material = Bahan baku tak langsung
• Indirect Operatiing Expense = Biaya usaha tak langsung
• Individual Priprietorship = perusahan perorangan
• Inflation = Inflansi
• Information = informasi
• Information System = Sistem informasi
• Initial Inventory = Persediaan awal
• Initial Audit = Pemeriksaan awal/pertama kali
• Input Tax = Pajak masukan
• Installation Cost = Biaya instalasi atau pemasangan
• Installment = Angguran atau cicilan
• Installment Contract Receivable = Piutang penjualan cicilan
• Installment Method = Metode cicilan
• Installment Payable = Hutang cicilan
• Installment Term Debt = Utang jangka menengah
• Insurance Expense General = Biaya asuransi unum
• Insurance expense selling = Biaya asuransi penjualan
• Intagible Asset = Aktiva tak berwujud
• Intangible Fixed Assets = Aktiva tetap tak berwujud
• Intercompany Loans = Pinjaman antar perusahan
• Interest = Bunga
• Interest Baering Note = Wesel berbunga
• Interest Expense = Biaya bunga
• Interest Factor = Faktor bunga
• Interest Income = Pendapatan bunga
• Interest ayable = Hutang bunga
• Interest Receivable = Piutang bunga
• Interim Statement = Laporan sementara
• Internal Audit = Pemeriksan Intern
• Internal Auditor = Pemeriksan internal
• Internal Control = Pengawasan internal
• Internal Control Questioary = Pertanyaan pengendalian Intern
• Internal Finacing = Pembiayan internal
• Inventory = Persediaan
• Inventory Balance = Saldo Persedian
• Inventory of Material = Persediaan Bahan Mentah
• Inventory Trun Over = Perputaran persediaan
• Inventory Valuation = Penilaian Persediaan
• Invesment In Fund = Investasi dalam dana
• Invesment In Bond = Investasi dalam obligasi
• Invesment In Joint Venture = Investasi dalam usaha patungan
• Invesment In Land = Investasi dalam bentuk tanah
• Invesment In life Insurance = Investasi dalam bentuk asuransi jiwa
• Invesment In Stock = Investasi saham
• Investor = Orang yang menanamkan modal
• Invoice = Faktur

J
• Job order cost = Biaya pesanan
• Job order cost sheet = Kartu biaya pesanan
• Job order cost system = Sistem biaya pesanan
• Job time ticket = Kartu jam kerja
• Joint cost = Biaya gabungan
• Joint cost of capital = Biaya penggunan modal bersama
• Joint product = Produksi gabungan
• Joint venture = Usaha patungan
• Joint venture books = buku-buku usaha patungan
• Journal = Buku harian
• Journal entry = Ayat-ayat jurnal
• Journalizing = menjurnal/ penjurnalan
• Judgment sample = Sampel pertimbangan

L
• Labor = Tenaga kerja
• Labor budget = Anggaran tenaga kerja
• Labor cost = biaya tenaga kerja
• Labor cost control = pengendalian biaya tenaga kerja
• Labor cost report = Laporan biaya tenaga kerja
• Labor efficiency ratio = Rasio effiensi tenaga kerja
• Labor efficiency stasndar = Standar effisinsi tenaga kerja
• Labor efficiency Variance = Selisih effiensi upah
• Labor Fringe benefit = Pendapatan yang diterima tenaga kerja
• Labor performance report = Laporan pelaksanan kerja
• labor rate variance = Penyimpangan tarif tenaga kerja
• Land = Tanah
• Land right = Hak atas tanah
• Last in first out ( LIFO ) = Masuk pertamakeluar pertama
• Lease = Sewa
• Lease agreement = Kontrak sewa guna
• Leaseing = Sewa guna
• Ledger = Buku besar
• Legal capital = Modal resmi
• Lessee = Pihak yang menyewakan guna barang
• Lessor = Pihak yang menyewa guna barang
• letter of comments = Surat komentar
• Letter of transmettal = Surat penyerangan
• Liabilities = Kewajiban
• Limited liabilty = Tanggung jawab terbatas
• Liquidating deviden = Deviden likiudasi
• liquidity = Kemampunan bayar hutang jangka pendek
• Long from report = Laporan akuntansi betuk panjang
• Long run proof = Pengecekan jangka panjang
• Long term debets = Utang jangka panjang
• long term debet to equity ratio = Rasio utang jangka panjang terhadap modal sendiri
• Long term investment = Investasi jangka panjang
• Long term liabilities = Hutang jangka panjang
• Loss = rugi
• loss from operation = Rugi usaha
• Loss on realization = Realisasi kerugian
• Loss on reduction of inventory = Rugi penurunan nilai persdiaan
• Loss on repossession = Rugi penarikan kembali
• loss on sale of invesment = Rugi penjualan investasi
• Loss on trade in = Rugi pertukaran
• Loss unit = Unit yang hilang
• Lower cost or market = Harga beli atau harga pasar yang lebih rendah
• Lumsump purchase = Pembelian secara bulat

M
• Machine = Mesin
• Maintenance Cost = Biaya pemeliharana
• Maintenance Departement Butget = Anggaran departeman pemeliharan
• Maintenance Expense = Biaya pemeliharan
• Management Accounting = Akuntansi manjemen
• Management Advisory Service = Pelayanan Konsultasi perusahan
• Management Audit = Pemeriksaan manajemen
• Management By Exception = Manjemen dengan pengecualian
• Manufacturer = Pabrikan
• Manufacturing Company = Perusahan pabrikan
• Manufacturing Cost = Biaya pabrikasi
• Manufacturing Overhead = Overhead pabrik
• Markdown cancellation = Pembatalan penurunan harga
• Market Rate = Harga pasar
• market Value = Harga pasar
• Market Value At Split Off = Harga jual pada titik pisah
• Market Value Of Rights = Harga jual hak beli saham
• Market Value Of Stock Ex Right = Harga pasar saham tampa hak beli saham
• Marketable securities = surat berharga
• Marketing = Pemasaran
• Marketing Department = Departemen pemasaran
• Marketing Expense = Biaya pemasaran
• Markup Cancellation = Pembatalan kenaikan harga
• Matching Cost With revenue = Penetapan pendapatan dan biaya
• Material = Bahan baku
• Material Account = Perkiraan bahan baku
• Material in Control = pengendalian bahan baku
• Material in Process = Bahan baku dalam proses
• Material ledger = Buku besar bahan baku
• Material Ledger Card = Kartu bahan baku
• Material Mix Variance = Selisih komposisi bahan
• Material Price variance = Penyimpangan harga bahan baku
• Material Usage prince Variance = Sesilsih harga pemakainan bahan
• Material Yield Variance = Selisih hasil bahan
• Material Requisition = Permintaan bahan baku
• Medical Expense = Biaya pengobatan
• Merchandise Inventory = Persediaan barang dagangan
• Merchandise Inventory Turnover = Perputaran persedian barang dagangan
• Merchandise Shipment on Consigment = Pengiriman barang konsinyasi
• Merchandise Company = Perusahan Dagang
• Mixed Account = Rekening campuran
• Mixed Opinion = Pendapat Campuran
• Mortgage Bond = Obligasi Hipotik
• Mortgage Payable = Hutang hipotik
• Moving Average = Rata rata bergerak

N
• National Association of Accounting = Asosiasi akuntan nasional
• Natural Bussiness year = Tahun bisnis alami
• Negative Assurance = Jaminan negatif
• Net Asset = Aktifa bersih
• Net earning =Pendapatan bersih
• Net Income = Keuntungan bersih
• Net Income After Tax = Keuntungan bersih setelah pajak
• Net Loss = Kerugian bersih
• Net Method = Metode Bersih
• Net Profit = Laba bersih
• Net Purchase = Pembelian bersih
• Net Realizable Value = Nilai bersih yang dapat direalisasikan
• Net Sales = Penjualan bersih
• Net Worth = Kekayan bersih
• Nominal Accounts = Perkiraan nominal
• Nominal Value = Nilai nominal
• Normal Balance= istilah = Saldo normal
• Not Sufficient Fund = Dana tidak mencukupi
• Note Payable = Wesel bayar
• Note Receivable = Wesel tagih
• Note of Financial Statement = Catatan atas laporan keuangan
• Notice of Employment = Surat perjanjian kerja.

O
• Observation of Inventory = Pengamatan persediaan
• Observation Of Inventory Taking = Pengamatan perhitungan persediaan
• Occupancy Cost = Biaya pendiaman atau penetapan
• Office Equipment = Peralatan kantor
• Office Salaries Expense = Biaya gaji bagian kantor
• Office Supplies = perlengkapan kantor
• Office Supplies Expense = Biaya perlengkapan kantor
• One Time Voucher procedure = Prosedur pembuatan voucher sekaligus
• One Write System = Sistem sekali tulis
• Open Item Statement = surat pernyatan elemen-elemen terbuka
• Operating Assets = Akifa atau modal oprasi
• Operating Expense = Biaya usaha
• Operating Sales Budget = Anggaran operasional penjualan
• Operating Transaction = Transaksi operasional
• Opinion = Pendapat
• Opportunity Cost = Biaya kesempataan
• Ordering Cost = Biaya Pesanan
• Ordinary Repair = Reperasi luar biasa
• Organization Chart = Stuktur Ogranisasi
• Other General Expense = Biaya umum lainya
• Other Longterm Liabilities = Hutang jangka panjang lainnya
• Out Of Pocket Cost = Biaya kantong sendiri
• Out Tax = Pajak keluaran
• Outlay = Pengeluaran
• Outstanding check = Cek beredar
• Out standing Stock = Saham yang beredar
• Over Time = Lembur
• Over All Cost Of Capital = Biaya penggunan modal Rata-rata
• Over Applied Factory Overhead = Kelebihan aplikasi overhead pabrik
• Over draft = Kelebihan penarikan
• Over Stated = Terlalu tinggi
• Owners Equity = Modal pemilik
• Onnership Right = Hak pemilik perusahan.

P
• Partner in Charge = Partner utama
• Partnership =Persekutuan
• Payable = Hutang
• Payable to Defaulting Sub souder = Hutang kepada pemesanan saham
• Payment = pembayaran
• Percentage Depletion = Deplesi persentase
• Perferred St0ck holder = Pemegang saham istimewa
• Performence Report = Laporan pelaksanaan
• Premium =Agio
• Premium of Prepered Stock = agio Saham preferen
• Premium on Bonds Payable = Agio olbigasi
• Premium on stock = Agoi saham
• Prepaid Advertising = Iklan dibayar dimuka
• Prepaid expense = Biaya dibayar dimuka
• Prepaid Insurance = Asuransi dibayar dimuka
• prepaid Transportation = Transportation sewa dibayar dimuka
• Prepayment = pembayaran dimuka
• Price Index = Indek harga
• Primary working capital = Modal kerja perimer
• Process Cost = Biaya proses
• Profssional Fess = pendapatan profesional
• Profit = laba
• Proforma = Proyeksi
• Progress Billing to Costomer = harga kontrak yang difakturkan
• Property = Kekayan
• Property Tax = Pajak keayaan
• Purchase = pembelian
• Purchase Discount = Potongan pembelian
• Purchase Invoice = Faktur pembelian
• Purchase journal = Buku harian pembelian
• Purchase Method = Metode pembelian
• Purchase order =Pesanan pembelian
• Purchase Requistion = Permintaan pembelian

Q
• Qualified Opinion = Pendapat wajar tanpa syarat
• Quick Ratio = Ratio aktiva tunai

R
• R & D Cost = Biaya riset dan pengembangan
• Rate of Return = Tingkat pengembalian
• Rate of Return on Net Worth = Rentabilitas modal sendiri
• Ratio Analysist = analsa ratio
• Ratio of Plant Asset to Long term Liability = Perbandingan harga tetap dengan hutang jangka panjang.
• Raw Material = Bahan mentah
• Raw Material Investory = Persedianan bahan mentah
• Raw Material Price Variance = Penyimpangan harga bahan mentah
• Realized Gross profit On Installment Sales = Realiasai laba kotor
• Re Arrangement = penyusunan kembali
• Receivable = Piutang
• Receivable Collection Budget =Budget pengumpulan piutang
• Receivable Trun Over = Perputaran piutang
• Receivable Write Off = Penghapusan piutang
• Receiving Account = Laporan penerimaan barang
• Reciprocal Account = Perkiraan berlawanan
• Recovable From Insurance Companies = Piutang kepada asuransi
• Redemption of bound = Penghentian obligasi
• Redemption value = Nilai penarikan
• Refference = Petunjuk
• Registered Bonds = Daftar obligasi
• Related Partty transaction = Transaksi dengan pihak yang mempunyai hubungan yang istimewa
• Reliability = Dapat dipercaya
• Rent Earned = Pendapatan sewa
• Rent Income = Pendapatan sewa
• Re Odrder Point = Titik pesanan kembali
• Repair And Maintenance Expense = Biaya perbaikan dan pemeliharan
• Repeat Audit = Pemeriksaan yang berulang
• Replacement Cost = Nilai ganti
• Report = Laporan
• Report Form = Formulir laporan
• Report Frorm Balance Sheet = Neraca bentuk laporan
• Representative Letter Client = Surat pernyatan pelayanan
• Required Rate of Return = Tingkat pengembalian yang di inginkan
• Resaerch and Development Budget Reserve = Anggaran riset dan pengembangan cadangan
• Residual Value = Nilai sisa
• Responsibility Accounting = Akuntansi pertanggung jawaban
• Responsibility Center = Pusat pertanggung jawaban
• Responsibility Reporting Restated = Laporan pertnggung jawaban disajikan kembali
• Restrition of Diveden = Pembatasan deviden
• Retail Lifo Inventory Method = Metode harga eceran
• Retail Merchandsing = barang dagangan dijual dengan eceran
• Retail Method = Metode eceran
• Retained Earning = Laba yang ditahan
• Retained Earning Statement = Laporan laba yang ditahan
• Retirement of Bonds = Penarikan obligasi
• Return On Invesment = Tingkat pengembalian Investasi
• Revaluation = Penerikan kembali
• Revennue = Pendapatan
• Revenue Center = Pusat penghasi laba
• Revenue Expenditure = Pengeluaran pendapatan
• Revenue Recognition = Pengakuan pendapatan
• Reversing Entries = Ayat jurnal pembalik
• Riel Material Invetory Turnover = Perputaran persediaan bahan baku.

S
• Sefety Stock = Persediaan bersih
• Safe Harbor Rule = Aturan perlindungan
• Saleries Allowance = Tunjangan gaji
• Salary Expense = Beban gaji
• Sale On Account = Penjualan kredit
• Sales = Penjualan
• Sales Budget = Anggran penjualan
• Sales Discount = Potongan penjualan
• Sales Invoice = Faktur penjualan
• Sales Journal = Buku harian penjualan
• Sales Mix Variance = Selesih komposisi
• Sales order = Order penjualan
• Sales Return = Retur penjualan
• Sales Salaries Expense = Biaya gaji bagian penjualan
• Sale Salaries Payable = Hutang gaji bagian penjualan
• Sales Tax = Pajak penjualan
• Salvage value = Nilai sisa
• Sample Risk = Resiko penarikan contoh
• Schedule Of Account Payable = Daftar hutang
• Schedule Of Account Receivable = Daftar piutang
• Schedule Of Factory overhead = Daftar overhead pabrik
• Scrap Value = Nilai barang sisa
• Seasonal Working Capital = Modal kerja musiman
• Secured Bond = Obligasi yang dijamin
• Selling Expense = Biaya penjualan
• Semifixed Cost = Biaya semi tetap
• Separable Cost = Biaya tambahan
• Separation Report = Laporan pemberhentian
• Service Firm = Perusahan Jasa
• Set Up Cost = Biaya Pesanan
• Share holder = Pemegang saham
• Shipment On Installment sales = Pengiriman barang cicilan
• Short Form Report = Laporan akuntansi bentuk pendek
• Shut Down Point = Titik penutupan usaha
• Significant = Penting cukup berarti
• Simple Average Of Cost = Metode rata-rata sederhana
• Single Bookkeeping = Tata buku tunggal
• Single entery System = Sistem Pembukuan tunggal
• Single step = Langkah tunggal
• Sinking Fund = Dana pelunasan / dana pembayaran
• Slush Fund = Dana taktis
• Social Benefit = Manfaat sosial
• Sole Proprietorship = Persahan perseorangan
• Sound Value = Nilai sehat
• Special Journal = Jurnal khusus
• Specified Order Of Closing =Metode urutan alokasi yang diatur
• Spoilage = Produksi cacat
• Spoiled Goods = Pruduk cacat
• Standar of Reporting = Norma pelaporan pemeriksaan
• Statement By Director = Surat pernyatanan langanan
• Statement Of Changes Financial Position = Laporan perubahan dalam posisi keuangan
• Statement Of Changes In Working Capital = Laporan perubahan modal kerja
• Statement Of Cost Of Goods Manufacture = Laporan harga pokok produksi
• Statement of Finantial Posisition = Laporan posisi keuangan
• Statement Of Owners Capital = Laporan perubahan modal
• Statement Of Retained Earning = Laporan laba yang ditahan
• Statement Of Source And Application Of Fund = Laporan sumber dan penggunaan dana
• Step Method = Metode alokasi bertahap
• Stock Outstanding = Pertukaran saham
• Stock Redemption Fund = Laba yang dibagikan dalam bentuk saham
• Stock Right = pemegang saham
• Stock Rigth Outstanding = Rapat pemegang saham
• Stock Convertion = Dana penarikan saham
• Stock Holder Meeting = Rapat pemegang saham
• Stock Subcription = Saham yang dipesan
• Stock Warrant = Surat hak beli saham
• Storage Cost = Biaya penyimpanan
• Store Salaries Expense = Beban gaji toko
• Straight Line Method = Metode garis lurus
• Subsidiary ledger = Buku tambah
• Sunk cost = Biaya tersembunyi
• Supplementary information S= Penjelasan tambahan
• Supplies = pelengkapan
• Supplies Expense = Biaya perlengkapan
• Surplus = Kelebihan
• Supporting Schedule = Daftar tambahan

T
• T Account = Perkiraan bentuk T
• Tangible Asset = Harta berwujud
• Tangible Fixed Asset = Aktiva tetap berwujud
• Tax Acoounting = Akuntansi perpajakan
• Tax Deduction = Pengurangan Pajak
• Tax Invoice = Faktur pajak
• Tax Return Statement = Surat pemberitahuan pajak
• Taxable Firm = Pengusaha kena pajak
• Taxable Income = Pendapatan kena pajak
• Taxes Expense = Biaya pajak
• Taxes Holiday = Pembebasan pajak
• Taxes payable = Hutang pajak
• Taxes Rate = Tarif pajak
• Taxes Return = Pajak yang dikembalikan
• Temporary Investment = Investasi sementara
• Temporary Proprietorship = Perkiraan pemilikan sementara
• Tender Offer = Penawaran dagang
• Term Compliance = UJi ketaatan
• The old & New Balance Proof = Pengecekan saldo awal dan akhir
• Theoritical Capacity = Kapasitas secara teoritis
• Three Variance Method = Metode tiga penyimpangan
• Tickmarks = Tanda pemeriksaan
• Time Value of Money = Nilai waktu dari pada uang
• Timing Diffrence = Perbedaan waktu
• To Compare = Membandingkan
• To Trace = Menelusuri
• Total Asset Turn Over = Perputaran total harta
• Total Asset To Debts Ratio = Ratio aktifa terhadap utang
• Tracks = Taksiran
• Trade Discounts = Potongan perdagangan
• Trande In = Tukar tambah
• Trade Mark = Merk Dagang
• Traveling Expense = Biaya perjalan
• Treasurer = Pejabat keuangan
• Treasury Bill = Surat hutang jangka panjang
• Treasury Departement = Departemen keuangan
• Trent Analyst = Analysa pengembangan dari waktu ke waktu
• Trial Balance = Neraca saldo
• Trouble Debt Restructuring = Penataan kembali utang yang macet
• Trust Fund = Dana perwakilan
• Turn Over = Perputaran
• Two bin System = Sistem dua bin
• Two collumn Account = Perkiraan dua kolom
• Two collumn Journal = Dua kolom jurnal
• Two Variance Method = Metode dua penyimpangan

U
• Unadjusted Trial Balance : Neraca percobaan yang belum disesuaikan
• Unearned Income : Sewa diterima dimuka
• Uncertainties : Ketidak pastian
• Uncollectible Account : Beban penghapusan puitang
• Uncollectible Account Receivable : Beban penghapusan piutang
• Under Applied Overhead : Overhead yang dibebankan terlalu rendah
• Unearned Revenue : Pendapatan diterima dimuka
• Unemployment Tax : Pajak pengurangan
• Unexpired : Belum kadaluwarsa
• Unfavorable Variance : Selisih merugikan
• Uniformity : Keseragaman
• Unissued Capital stock : Modal saham yang belum beredar
• Unit Cost : Harga perunit
• Unit Equivalent : Unit setara
• Unit Of Output Depreciation : Penyusutan dengan jumlah unut keluaran
• Unit Product Cost : Biaya unit produksi
• Unit Profit Graph : Grafik laba perunit
• Unit Still In Process : Unit dalam Proses
• Unlimited Liabilities : Kewajiban tak terbatas
• Unqualied Opinion : Pendapatan Wajar
• Unvoidable Cost : Biaya yang terhindarkan
• Useful Life : Masa Pengunaan

V
• Valuation Account : Perkiraan pernilaian
• Value : Nilai
• Value Added : Nilai tambah
• Value Added Tax : Pajak Pertambahan Nilai
• Value In Use : Nilai pengurangan
• Variable Cost : Biaya variabel
• Variable Cost Ratio : Rasio biaya Variabel
• Variable Efficiency Variance : Penyimpangan effisiensi biaya variabel
• Variance Analysist : Analisa selisih
• Variance Analysist Report : Laporan analisa penyimpangan
• Verability : Daya uji
• Vertical Analysist : Analisa Vertical
• Volume Variance : Penyimpangan dalam isi
• Vouching : Biaya upah
• Voucher Register : Pemeriksaan dokumen dasar
• Voucher : Dokumen
• Voluntary Contribution : Simpanan sukarela

W
• Working Capital : Modal kerja
• Working In Process : Barang dalam proses
• Working In Process Inventory : Persediaan barang dalam proses
• Wages Expense : Pemeriksaan dokumen dasar
• Wages Rate : Biaya upah
• Wages And Taxes Statement : Laporan upah dan pajak
• Working Paper For Consolidated Balance Sheet : Neraca lajur untuk neraca konsolidasi
• Weighted Average : Metode rata-rata terimbang
• Weighted Average Method : Metode rata-rata terimbang
• working sheet : Neraca Lajur
• Working Paper : Kertas kerja
• Write Off : Dihapuskan
• Write Off Method : Metode penghapusan

Y
• Yield = Metode penghapusan
• Yield Variance = Penyimpangan hasil

Z
• Zero Base Budgeting = Penganggaran atas dasar nol

Sabtu, 09 Juni 2012

perubahan anggota persekutuan


DAFTAR ISI
BAB I
PENDAHULUAN
BAB II
PERUBAHAN DALAM ANGGOTA PERSEKUTUAN
Sekutu baru membeli hak kepemilikan
Sekutu baru melakukan investasi di persekutuan
Ilustrasi pendekatan atas revaluasi aktiva
Illustrasi pengakuan goodwill
Illustrasi pendekatan revaluasi aktiva
Illustrasi pencatatan nilai goodwill untuk sekutu baru
Illustrasi metode bonus
Menentukan biaya investasi sekutu baru
Berhentinya seorang sekutu dari persekutuan
BAB III
PENUTUP







BAB I
PENDAHULUAN
Perbedaan pokok antara perusahaan perseorangan dan persekutuan adalah dalam masalah transaksi modal. Oleh karena persekutuan merupakan perusahaan milik beberapa orang maka laba yang diperoleh juga harus dibagikan kepada seluruh pemilik. Ada berbagai cara dalam pembagian laba atau rugi ini. Agar tidak menimbulkan kesulitan di kemudian hari sebaiknya perjanjian pembagian laba harus diuraikan dengan jelas dalam bentuk tertulis. Bila tidak ada perjanjian yang menyangkut masalah pembagian laba atau rugi, maka dianggap pembagian laba atau rugi dilakukan dengan perbandingan yang sama.
Bila persekutuan dibentuk dari perusahaan yang sebelumnya sudah berjalan, biasanya nilai buku aktiva dari perusahaan sebelumnya menjadi tidak relevan lagi. Oleh karena itu pada umumnya nilai buku tersebut harus disesuaikan lebih dahulu. Persekutuan cukup mencatat nilai aktiva yang baru (yang disetujui bersama), tidak perlu memperhatikan harga perolehan aktiva ketika dulu dibeli oleh perusahaan sebelum menjadi persekutuan. Harga perolehan aktiva bagi persekutuan yaitu harga pada saat aktiva tersebut menjadi hak persekutuan.
Secara umum ciri-ciri persekutuan adalah:
1.      Umur yang terbatas
2.      Tanggung jawab anggota yang tidak terbatas
3.      Pemilikan harta bersama
4.      Partisipasi dalam pembagian laba atau rugi; dan
5.      Perjanjian tertentu.
            Perubahan dalam keanggotaan persekutuan terjadi dengan adanya penambahan sekutu baru atau berhentinya sekutu saat ini. Sekutu baru biasanya merupakan sumber tambahan modal utama sebagai tenaga ahli. Struktur legal dari persekutuan mensyaratkan bahwa penerimaan sekutu baru (admission of a new partner ) secara tidak langsung merupakan persetujuan dari semua sekutu saat ini. Lebih dari itu, pengumuman publik biasanya dibuat mengenai penambahan sekutu baru sehingga pihak ketiga yang melakukan transaksi bisnis dengan persekutuan menydari adanya perbahan dalam persekutuan. Seksi 17 UPA tahun 1914 mrnyatakan bahwa sekutu baru bertanggung jawabatas semua kewajiban persekutuan yang terjadi sebelum tanggal penerimaan sekutu baru, tetapi seberapa besar kewajiban tersebut terbatas pada modal sekutu yang diinvestaasikan.
            Berhentinya atau pengunduran diri seorang sekutu dari persekutuan ( withdrawal of a partner from a parnership ) menyebabkan pembubaran secara hukum atas persekutuan. Pembubaran tidak mensyaratkan berhentinya usaha, artinya pembukuan persekutuan dibawa ke tanggal saat  pembubaran dengan melakukan berbagai penyesuaian dan saldo modal sekutu yang mundur ditentukan per tanggal pengunduran diri. Kemudian dilakukan pengakuan atas pengunduran diri sekutu.
            Penerimaan sekutu baru atas pengunduran diri seorang sekutu menghasilkan sebuah persekutuan yang baru, sekalipun operasi bisnis sehari-hari tidak terpengaruh. Karena dibentuknya persekutuan yang baru, banyak persekutuan menggunakan transaksi-transaksi seputar perubahan sebagai dasar untuk mengevaluasi aktiva persekutuan saat ini atau untuk mencatat goodwill yang tidak diakui sebelumnya. Praktik penilaian kembali atau revaluasi aktiva (asset revaluation) dan pengkuan goodwill pada persekutuan ini tentunya berbeda dengan perseroan. Pertimbangan dilakukannya revaluasi aktiva pada saat perubahan dalam keanggotaan persekutuan adalah untuk mencatat kondisi ekonomis yang sebenarnya dari persekutuan pada saat perubahan dan untuk mengalokasikan perubahan nilai dari aktiva dan goolwill kepada sekutu yang telah mengelola bisnis selama terjadinya perubahan nilai. Oleh karena itu, banyak akuntan percaya bahwa revaluasi ini penting untuk menilai ekuitas yang sesungguhnya dari masing-masing sekutu.
            Seorang sekutu baru bisa diterima dengan cara : mengambil alih secara langsung sebagian dari kepemilikan salah satu sekutu melalui transaksi tersendiri dengan sekutu yang menjual atau dengan melakukan investasi ke dalam persekutuan.








BAB II
PERUBAHAN DALAM ANGGOTA PERSEKUTUAN
Sekutu baru membeli hak kepemilikan
Seseorang bisa memperoleh hak kepemilikan dalam persekutuan secara langsung dari satu atau lebih sekutu yang ada saat ini. Dalam transaksi ini, kas atau aktiva lain ditukat di luar persekutuan, dan pencatatan yang dilakukan dalam pembukuan persekutuan hanyalah reklasifikasi modal dalam persekutuan.
            Sebuah konsep yang sering digunakan adalah nilai buku. Nilai buku persekutuan (book value of a partnership) adalah jumlah modal, yang juga merupakan selisih antara jumlah aktiva dan kewajiban. Nilai buku sangat penting karena merupakan basis yang digunakan dalam revaluasi aktiva dan pengakuan goodwill.
Contoh pada kasus ini misalnya setelah beroperasi selama tahun 20X1 dan 20X2 persekutuan AB memiliki nilai buku $30.000 dan persentase laba tanggal 1 Januari 20X3:
                                    Saldo modal                persentase laba
Alt                               $20.000                                   60
Blue                             $10.000                                   40
Total                            $30.000                                   100
Berikut informasi tambahan:
1.      Tanggal 1 jan 20X3, Alt dan Blue mengundang Cha menjadi sekutu dalam bisnis mereka. Persekutuan yang dihasilkan disebut persekutuan ABC.
2.      Cha membeli seperempat kepemilikan dalam modal persekutuan langsung dari Alt dan Blue dengan jumlah biaya perolehan $9.000 kepada Alt dan $3.100 kepada Blue. Cha akan memiliki modal senilai $7.500 ($30.000 x 0,25) secara proporsional terhadap saldo modal Alt dan Blue.
3.      Cha akan diberikan 25% bagian dalam pembagian laba atau rugi persekutuan. Sisa 75% akan dibagi antara Alt dan Blue pada rasio laba mereka sebelumnya 60:40 persen. Hasil persentase laba atau rugi setelah masuknya Cha adalah.

Sekutu
Persentase laba
Alt
45 ( 75%*60%)
Blue
30 (75%*40%)
Cha
25
Total
100
Dalam contoh ini 25% bagian Cha dalam laba atau rugi persekutuan sama dengan seperempat nilai modalnya. Kedua nilai persentase tersebut tidak harus selalu sama. Selanjutnya Cha bisa memperoleh seluruh bagian modalnya langsung dari sekutu manapun. Tidaklah penting bahwa sekutu baru membeli secara langsung kepemilikan dalam sebuah reklasifikasi yang proporsional dari masing-masing sekutu yang lama.
            Transaksi antara Cha dengan sekutu yang lain secara individu tidak tercermin dalam pembukuan persekutuan. Satu-satunya pencatatan adalah reklasifikasi pembukuan persekutuan. Alt dan Blue memberikan seperempat dari modal mereka kepada Cha, sbb:
1 jan 20x3
Modal, Alt                  5.000
Modal, Blue                2.500
            Modal, Cha                 7.500
Dalam kasus ini, modal yang dikredit kepada Cha hanya $7.500, sekalipun $9.000 yang dibayarkan untuk seperempat kepemilikan. Pembayaran $9.000 mencerminkan bahwa nilai wajar persekutuan adalah $36.000, dihitung sbb:
$9.000 = nilai wajar x 0,25
$36.000 = nilai wajar
            Nilai buku persekutuan adalah $30.000 sebelum investasi dari Cha. Pembayaran $9.000 dilakukan secara langsung kepada individu sekutu, dan tidak akan menjadi bagian dari aktiva persekutuan. Selisih $6.000 antara nilai wajar dan nilai buku yang baru bisa berupa aktiva yang dinilai terlalu rendah atau adanya goodwill yang belum dicatat.
            Alt dan Blue bisa menggunakan akuisisi yang dilakukan Cha untuk merevaluasi aktiva persekutuan dan mencerminkan sepenuhnya perubahan nilai yang terjadi sebelum masuknya Cha. Jika tidak, maka dapat menyebabkan bagian Cha akan meningkat proporsional ketika peningkatan nilai dilakukan. Misalnya jika persekutuan memiliki tanah yang nilainya kerendahan sebesar $6.000 yang dijual setelah Cha masuk dalam persekutuan, cha akan mendapatkan keuntungan atas penjualan berdasarkan rasio pembagian laba. Untuk menghindari masalah ini, beberapa persekutuan melakukan revaluasi atas aktiva pada saat masuknya sekutu baru walaupun sekutu baru tersebut membeli kepemilikan secara langsung dari salah satu sekutu lama. Dalam kasus ini, Alt dan Blue dapat mengakui peningkatan nilai tanah secepatnya sebelum masuknya Cha dan mengalokasikan kenaikan tersebut secara proporsional terhadap saldo modal masing-masing dengan rasio pembagian 60:40,
Tanah                          6.000
            Modal, Alt                  3.600
            Modal, Blue                2.400
Perlu dicatat bahwa nilai modal persekutuan keseluruhan adalah $36.000. pemindahan seperempat modal kepada Cha dicatat sbb:
Modal, Alt                  5.900
Modal, Blue                3.100
            Modal, Cha                 9.000

Sekutu baru melakukan investasi di persekutuan
Seorang sekutu baru dapat mengakuisisi kepemilikan dengan cara melakukan investasi kedalam persekutuan. Dalam kasus ini persekutuan menerima kas atau aktiva lain. Tiga kondisi dapat terjadi jika sekutu baru melakukan investasi di persekutuan.
·         Nilai investasi sama dengan proporsi nilai buku persekutuan
Total nilai buku sebelum penerimaan sekutu baru adalah $30.000 dan sekutu baru Cha, membeli seperempat kepemilikan modal senilai $10.000.
      Besarnya investasi sekutu baru sering kali merupakan hasil negosiasi antara sekutu lama dengan calon sekutu baru. Dalam kasus ini, Cha harus percaya bahwa investasi senilai $10.000 adalah harga yang wajar untuk seperempat kepemilikan di persekutuan. Setelah nilai invastasi disetujui, barulah dihitung proporsi nilai buku sekutu baru. Untuk investasi $10.000, Cha akan mendapatkan seperempat kepemilikan pada persekutuan, sbb:
Investasi pada persekutuan                                   $10.000
Proporsi nilai buku sekutu baru:
 (30.000+10.000) x 0.25                           (10.000)
Selisih (investasi=nilai buku)                                0
Jurnal yang dicatat dalam pembukuan persekutuan:
Kas                  10.000
            Modal, Cha     10.000
·         Nilai investasi lebih besar dari proporsi nilai buku persekutuan
Dalam beberapa kasus, seorang sekutu baru bisa melakukan investasi lebih besar dari porsi kepemilikannya atas nilai buku persekutuan. Hal ini berarti sekutu tersebut menghargai nilai lebih pada persekutuan yang tidak tercermin dalam pembukuan. Misalnya Cha menginvestasikan $11.000 untuk seperempat kepemilikan modal persekutuan. Langkah pertama adalah membandingkan investasi sekutu baru dengan nilai bukunya, sbb:
Investasi pada persekutuan                 $11.000
Proporsi nilai buku sekutu baru:
 ($30.000 + $11.000) x 0,25               (10.250)
Selisih (investasi > nilai buku)                        $ 750
Cha telah menginvestasikan $11.000 untuk kepemilikan dengan nilai buku $10.250, sehingga membayar lebih tinggi sebesar $750 atas nilai buku saat ini. Umumnya kelebihan investasi atas nilai buku persekutuan mengindikasikan bahwa nilai aktiva bersih sebelumnya kerendahan atau persekutuan memiliki goodwill yang tidak tercatat. 3 alternatif perlakuan akuntansi dalam kasus ini :
1.      Revaluasi nilai aktiva
§  Nilai buku aktiva dinaikkan ke nilai pasarnya.
§  Modalm sekutu lama dinaikkan sebanding dengan kenaikan peningkatan nilai buku aktiva.
§  Modal persekutuan yang dihasilkan sama dengan saldo modal ditambah nilai revaluasi aktiva ditambah investasi sekutu baru.
2.      Mengakui goodwill yang tidak tercatat.
§  Goodwill yang tidak tercatat diakui.
§  Modal sekutu lama dinaikkan sebanding dengan nilai goodwill.
§  Modal persekutuan yang dihasilkan sama dengan modal ditambah nilai goodlwill ditambah investasi sekutu baru.
3.      Menggunakan metode bonus. Pada dasarnya, metode bonus adalah perpindahan saldo modal antara sesama sekutu. Metode ini digunakan ketika sekutu baru menginginkan penyesuaian pada nilai aktiva atau mengakui goodwill. Dengan metode ini:
§  Modal sekutu lama dinaikkan sebanding dengan nilai bonus yang dibayarkan sekutu baru.
§  Modal persekutuan yang dihasilkan sama dengan saldo modal awal ditambah investasi sekutu baru.
Ilustrasi pendekatan atas revaluasi aktiva
Misalkan Cha membayar kelebihan $750 ($11.000-$10.250) terhadap proporsi nilai buku karena persekutuan memiliki tanah dengan nilai buku $4.000 tetapi penilaian terkini mengindikasikan tanah tersebut memiliki nilai pasar $7.000. Para sekutu lama memutuskan untuk menggunakan penerimaan sekutu baru ini sebagai pengakuan peningkatan nilai tanah dan mengalokasikan peningkatan ini pada masing-masing saldo modal sekutu lama. Peningkatan nilai tanah dialokasikan pada saldo modal para sekutu dengan menggunakan rasio laba dan rugi yang ada pada saat terjadinya peningkatan. Modal Alt meningkat sebesar $1.800 (60%*$3.000), dan modal Blue meningkat sebesar $1.200. persekutuan akan mencatat jurnal sebagai berikut:
Tanah                          3.000
            Modal, Alt                  1.800
            Modal, Blue                1.200
Investasi Cha sebesar $11.000 menjadikan modal persekutuan bernilai $44.000, sbb:
Modal persekutuan AB sebelumnya               $30.000
Revaluasi tanah menjadi nilai pasar                    3.000
Investasi Cha                                                  11.000
Modal persekutuan ABC                                $44.000
Cha mengakuisisi seperempat kepemilikan pada modal yang dihasilkan dalam pembentukan persekutuan ABC. Saldo modal Cha setelah revaluasi tanah, dihitung sbb:
Bagian sekutu baru atas modal yang dihasilkan=(30.000+3.000+11.000) x 0,25=$11.000
Jurnal untuk mencatat penerimaan Cha ke dalam persekutuan adalah:
Kas                              11.000
            Modal, Cha                 11.000
Ketika tanah ternyata harus dijual, Cha akan berpartisipasi terhadap keuntungan atau kerugian dengan dasar nilai buku yang baru $7.000, yang merupakan nilai pasar tanah pada saat penerimaannya dalam persekutuan. Seluruh kenaikan pada nilai tanah sebelum penerimaan Cha adalah milik para sekutu lama.
Illustrasi pengakuan goodwill
Sekutu yang masuk mungkin membayar lebih karena adanya goodwill yang tidak tercatat, diinkasikan dengan tingginya profitabilitas persekutuan. Beberapa persekutuan menggunakan perubahan keanggotaan sebgai peluang untuk mengakui goodwill yang dihasilkan sekutu lama. Mencatat goodwill yang belum diakui diperbolehkan dalam akuntansi untuk persekutuan karena kebutuhan untuk menciptakan modal yang sewajarnya sesama sekutu. Hal ini adalah pengecualian dari FASB 142, tetapi kebutuhan informasi dan tujuan tertentu dari laporan keuangan persekutuan menyebabkan pengecualian ini memungkinkan.
            Contoh, sekutu lama dan baru setuju bahwa, disebabkan karena upaya sekutu lama, persekutuan memiliki potensi menghasilkan laba, dan goodwill senilai 3.000 harus diakui berdasarkan fakta tersebut. Misalnya dalam kasus ini, Cha melakukan investasi 11.000 untuk seperempat hak kepemillikan, maka dia harus percaya bahwa jumlah modal persekutuan dihasilkan bernilai $44.000. perkiraan goodwill adalah $3.000.
Langkah 1
            25% dari estimasi modal yang dihasilkan                                           $11.000
            Estimasi jumlah modal yang dihasilkan ($11.000/0,25)                     $44.000
Langkah 2
            Estimasi jumlah modal yang dihasilkan                                              $44.000
            Jumlah aktiva bersih tidak termasuk goodwill
                        (30.000+11.000)                                                         ($41.000)
Estimasi Goodwill                                                                              $3.000

·         Nilai investasi lebih kecil dari proporsi nilai buku persekutuan
Ada kemungkinan bahwa seorang sekutu baru membayar lebih kecil dari proporsi kepemilikannya atas nilai buku persekutuan. Misalnya, Cha melakukan investasi $8.000 untuk seperempat kepemilikan modal di persekutuan ABC. Langkah pertama adalah mebandingkan investasi sekutu bru dengan proporsi nilai buku sekutu baru, sbb:
Investasi pada persekutuan                             $8.000
Proporsi nilai buku sekutu baru:
            ($30.000+$8.000) x 0,25                    ($9.500)
Perbedaan (investasi < nilai buku)                  ($1.500)
Illustrasi pendekatan revaluasi aktiva
Asumsikan Cha hanya mebayar $8.000 untuk seperempat kepemilikan pada persekutuan. Persediaan yang saat ini dicatat pada nilia buku besar $14.000 memiliki nilai  pasarwajar hanya $8.000 karena beberapa mengalami kerusakan. Para sekutu setuju untuk menurunkan nilai persediaan menjadi nilai wajar sebelum masuknya sekutu baru. Penurunan nilai dialokasikan kepada sekutu lama sebesar rasio laba dan rugi pada saat terjadinya penurunan nilai yaitu 60% kepada Alt dan 40% kepada Blue. Penurunan nilai dicatat sebagai berikut:
Modal, Alt                  3.600
Modal, Blue                2.400
            Persediaan                   6.000
Perhatikan bahwa jumlah nilai modal persekutuan sekarang telah diturunkan sebesar $30.000 menjadi $24.000 sebagai hasil dari penurunan nilai  $6.000. bagian Cha atas modal yang dihasilkan dari persekutuan ABC setelah penurunan nilai dapat dihitung sbb:
Bagian sekutu baru atas modal yang dihasilkan= ($24.000+$8.000) x 0,25=$8.000
Jurnal untuk mencatat penerimaan Cha sebagai sekutu baru dalam persekutuan adalah:
Kas                  $8.000
            Modal, Cha                 $8.000

Illustrasi pencatatan nilai goodwill untuk sekutu baru
Nilai goodwill yang dibawa oleh sekutu baru bisa diperkirakan dari jumlah modal yang ditahan oleh sekutu lama. Dalam kasus ini,  menahan 75% kepemilikan pada persekutuan dan memberikan 25% kepada sekutu baru. Nilai dari 75% kepemilikan sekutu lama adalah $30.000. Investasi  Cha sebesar $8.000 ditambah goodwill setara dengan 25% sisanya. Nilai goodwill yang  diabawa oleh Cha dapat dihitung:
Langkah 1
            75% dari estimasi modal yang dihasilkan                                           $30.000
            Estimasi jumlah modal yang dihasilkan ($30.000/0,75)                     $40.000
Langkah 2
            Estimasi jumlh modal yang dihasilkan                                                $40.000
            Jumlah aktiva bersih tidak termasuk goodwill                                   
            ($30.000+$8.000)                                                                   ($38.000)
Estimasi goodwill                                                                               $2.000
Jurnal yang dicatat untuk penerimaan Cha sebagai sekutu baru di persekutuan ABC adalah:
Kas                              8.000
Goodwill                     2.000
            Modal, Cha                 10.000
Illustrasi metode bonus
Penerimaan Cha sebagai sekutu baru dengan seperempat kepemilikan pada persekutuan ABC dengan investasi hanya $8.000 dapat juga diperlakukan sebagai bonus kepada Cha dari sekutu lama. Bonus senilai $1.500 adalah selisih antara nilai buku sekutu baru senilai $9.500 dengan investasinya senilai $8.000. Modal sekutu lama berkurang $1.500 secara proporsional berdasarkan rasio laba atau rugi yaitu 60% dari Alt dan 40% dari Blue, dan akun modal Cha akan di kredit senilai $9.500, sbb:
Kas                              8.000
Modal, Alt                      900
Modal, Blue                600
            Modal, Cha                 9.500
Jumlah yang dikredit ke bagian sekutu baru adalah bagian kepemilikannya terhadap total yang dihasilkan yaitu:
Bagian sekutu baru atas modal yang dihasilkan= ($30.000+$8.000) x 0,25=$9.500
Iktisar dan perbandingan atas akuntansi inventasi sekutu baru
·         Investasi sekutu baru sama dengan proporsinya terhadap nilai buku persekutuan
1.      Modal sekutu baru yang dikredit sama dengan investasinya
2.      Dalam kasus ini tidak ada goodwill atau bonus yang diakui
·         Investasi sekutu baru lebih besar dari proporsinya terhadap nilai buku persekutuan
1.      Revaluasi aktiva dan nilai goodwill meningkatkan modal persekutuan yang dihasilkan. Peningkatan tersebut dialokasikan kepada sekutu lama dengan rasio laba/rugi masing-masing.
2.      Setelah revaluasi aktiva dan pengakuan goodwill, modal sekutu baru akan sama dengan investasinya dan presentasinya pada total modal persekutuan yang dihasilkan.
3.      Dengan menggunakan metode bonus, modal persekutuan yang dihasilkan akan sama dengan jumlah modal sekutu lama ditambah investasi dari sekutu baru. Modal yang dikredit kepada sekutu baru labih rendah dari investasinya tetapi sama dengan persentasenya terhadap modal persekutuan yang dihasilkan.
·         Investasi sekutu lebih kecil dari proporsinya terhadap nilai buku persekutuan
1.      Dengan menggunakan revaluasi aktiva,penurunan nilai aktiva akan mengurangi modal sekutu lama sebesar rasio laba atau rugi masing-masing. Modal sekutu baru dikredit sebesar investasinya.
2.      Dengan metode goodwill, goodwill dialokasikan kepada  sekutu baru dan modal persekutuan yang dihasilkan meningkat.
3.      Metode bonus menghasilkan transfer modal dari sekutu lama kepada sekutu baru. Modal persekutuan yang dihasilkan akan sama dengan jumlah modal sekutu lama ditambah investasi dari sekutu baru.
Menentukan biaya investasi sekutu baru
Ketika menentukan biaya investasi sekutu baru, sangatlah penting untuk mencatat total modal persekutuan yang dihailkan dan persentase kepemilikan yang masih ditahan sekutu lama. Dalam contoh ini, sekutu lama mempertahankan tiga perempat kepemilikan pada persekutuan yang dihasilkan, artinya 75% kepemilikan modal sebesar $33.000 di mana $30.000 berasal dari modal lama ditambah $3.000 dari revaluasi tanah, sbb:
75% total modal yang dihasilkan                                $33.000
Total modal yang dihasilkan (100%)                          $44.000
Dikurangi modal sekutu lama                                    (33.000)
Kontribusi kas yang dibutuhkan bagi sekutu baru      $11.000
Berhentinya seorang sekutu dari persekutuan
Ketika seorang sekutu berhenti atau mengundurkan diri dari persekutuan, maka persekutuan secara tidak langsung dibubarkan, tetapi sekutu yang lainnya mungkin masih berkeinginan melanjutkan operasi usaha. Persekutuan harus menyatakan secara jelas dalam perjanjiannya mengenai prosedur yang harus diikuti oleh persekutuan untuk memastikan bahwa perjanjiannya diantara para sekutu dijalankan. Isu akuntansi utama adalah pengukuran saldo modal dari sekutu yang berhenti. Terkadang hal ini membutuhkan penentuan nilai wajar persekutuan ketika sekutu berhenti, termasuk perhitugan laba persekutuan semenjak periode fiskal berakhir.
            Pada umumnya, sekutu yang tersisa membeli bagian sekutu yang berhenti dengan akuisisi langsung atau persekutuan membeli bagian kepemilikan sekutu yang berhenti tersebut. Jika sekutu yang tersisa membeli langsung kepemilikan sekutu yang berhenti, satu-satunya jurnal pada pembukuan persekutuan adalah mencatat reklasifikasi modal sesama sekutu. Jika persekutuan mengkuisisi bagian sekutu yang berhenti, persekutuan harus mencatat pengurangan jumlah modal persekutuan akibat penurunan aktiva atas pembayaran kepada sekutu yang berhenti. Misalnya Alt mengundurkan diri dari persekutuan ABC pada saat saldo modalnya $55.000 setelah mencatat peningkatan pada aktiva  persekutuan termasuk pengakuan laba sampai tanggal pengunduran dir. Jurnal yang dicatat oleh persekutuan ABC adalah:
Modal, Alt                  55.000
            Kas                              55.000
Jika persekutuan tidak dapat membayar dana sejumlah $55.000 kepada Alt pada saat pengunduran diri, maka persekutuan harus mencatatnya sebagai kewajiban atas sisa yang belum dibayar.
            Sering kali, persekutuan membayar pada jumlah lebih atas mundurnya seorang sekutu. Premi tersebut diperlakukan sebagai bonus dari sekutu lain, dialokasikan pada rasio laba atau rugi. Misalnya jika persekutuan ABC setuju membayar Alt sejumlah $65.000 pada saat pengunduran diri, bonus sejumlah $10.000 ($65.000-$55.000) akan mengurangi modal Blue dan Cha sebesar rasio laba atau rugi masing-masing . Blue memiliki 30% bagian dan Cha memiliki 25% bagian pada laba persekutuan. Jumlah dari bagian keduanya adalah 55% (30%+25%) dan persentase laba diantara keduanya, setelah dibulatkan adalah 55% untuk Blue dan 45% untuk Cha, dihitung sbb:
                                    Persentase laba lama               persentase laba sisa
Alt                                                       45                                0
Blue                                                     30                                55 (30/55)
Cha                                                      25                                45(25/55)
Total                                                    100                              100
Jurnal yang dicatat pada saat pengunduran diri Alt adalah:
Modal, Alt                              55.000
Modal, Blue                            5.500
Modal, Cha                             4.500
            Kas                                          65.000
Bonus $10.000 yang dibayarkan kepada Alt dialokasukan kepada Blue dan Cha sebesar rasio laba atau rugi masing-masing. Blue dikenakan 55%, dan Cha 45%.
            Terkadang para sekutu ingin meninggalkan persekutuan dengan menerima pada jumlah lebih rendah dari saldo modalnya. Pada kasus ini, bonus dialokasikan kepada sekutu yang tersisa. Misalnya, Alt setuju  menerima kas sejumlah $50.000 pada saat pengunduran diri walaupun saldo modalnya adalah $55.000. saldo $5.000 didistribusikan kepada Blue dan Cha sebesar rasio laba atau rugi masing-masing.
            Adakalanya, persekutuan menggunakan pengunduran diri sekutu dan dibubarkannya persekutuan untuk mencatat goodwill. Dalam kasus ini, persekutuan dapat mencatat bagian sekutu lama saja, atau menghitung keseluruhan goodwill berdasarkan persentase laba sekutu yang berhenti. Jika memasukkan keseluruhan goodwill, sekutu yang tersisa akan menerima bagiannya atas total goodwill yang diakui. Banyak akuntan mengkritik pengkuan goodwill pada saat pengunduran diri sekutun seperti halnya mereka mengkritik pengakuan goodwill pada saat penambahan sekutu baru. Walau bagaimana pun, akuntansi untuk persekutuan memperkenankan pengakuan goodwill pada saat pembubaran.
            Misalnya, jika $10.000 tambahan dibayarkan kepada Alt dan hanya Goodwill milik Alt yang akan dicatat, maka persekutuan akan membuat jurnal saat mundurnya Alt sbb:
Goodwill                                 10.000
            Modal, Alt                              10.000
Modal, Alt                              65.000
            Kas                                          65.000
BAB III
PENUTUP
Pembelian umumnya sudah diatur dalam perjanjian dan dengan persetujuan seluruh sekutu
Ada 5 kelompok:
-Membeli sebagian hak seorang sekutu
-Membeli seluruh hak seorang sekutu
-Membeli sebagian hak beberapa sekutu
-Membeli seluruh hak beberapa sekutu
-Membeli sebagian hak semua anggota sekutu
            Apabila anggota persekutuan bersepakat untuk membubarkan persekutuan dengan membuat badan usaha baru misalnya perseroan terbatas, hal ini dapat dilakukan dengan menukar hak penyertaan anggota dengan saham yang akan dikeluarkan oleh PT tersebut. Ini berarti harta kekayaan persekutuan ditukar dengan saham dan saham ini akhirnya dimiliki oleh masing-masing sekutu.
            Ada 2 alternatif mengenai perlakuan pembukuan atau akuntansinya, yaitu:
1.      Buku-buku persekutuan diteruskan, atau
2.      Buku-buku persekutuan ditutup dan dibuka buku-buku baru untuk mencatat aktivitas Perseroan Terbatas tersebut.

followme